Warung Nasi Tekor Suasa「Baccarat plan」na Jadul di Bali, Pakai Pincuk Daun Pisang

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Unduh bet365

Menurut pengakuan pemilik Nasi Tekor, Pande Nyoman Darta atau biasa disapa Pekak Tekor, ia membuka warung nasi tekor ini sekitar enam tahun lalu.

Selain suasana, alat makan yang digunakan pun terbilang kuno. Daun pincuk sebagai piring, mangkuk batok kelapa, dan cangkir seng jadul dapat kamu temukan di sini.

Melansir Tribun Bali yang tayang pada 21 Agustus 2021, konsep warung Nasi Tekor Mule Bali jadul layaknya pasar atau rumah nenek yang jadul.

Baca juga:

Ilustrasi sate lilit dan lawar, kuliner khas Bali.

Menariknya, lokasi warung Nasi Tekor Mule Bali ini di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Ia menyampaikan slogan atau konsep andalan Nasi Tekor Mule Bali yaitu olahan masa lalu, rasa masa kini, kuliner masa depan.

KOMPAS.com - Sebelum ada piring, orang Indonesia daun untuk alas makan. Salah satunya adalah pincuk daun pisang.

Menu utama di Nasi Tekor Mule Bali serba ayam seperti ayam garang asem, serapah ayam, dan ayam bakar sere lemo.

Selain olahan ayam, Nasi Tekor Mule Bali juga menjual daging kambing seperti.

Meja dan kursinya terbuat dari kayu. Tempat untuk memesan makanannya pun terlihat seperti dapur kayu zaman dulu.

Dalam satu porsi nasi tekor berisi nasi, sate lilit, serapah (seperti ayam suwir), sayur ares, lawar, dan telur. Harganya Rp 20.000 per porsi.

Baca juga:

Warung Nasi Tekor Mule Bali di Denpasar mengusung konsep penyajian nasi jadul ini. Tekor berarti pincuk daun pisang.

猜你喜欢